Kamis, 29 November 2012

Pengaruh Facebook Terhadap Psikologi Kesehatan


BAB I
PENDAHULUAN
Pengaruh facebook terhadap psikologi
1.1  Latar Belakang
Dalam dunia yang semakin modern ini tidak menutup kemungkinan semua informasi yang ada di dunia ini bisa kita ketahui lewat Internet.Di internet kita juga bisa melihat dunia luar yang semakin kompleks,dunia luar itu berupa arus informasi yang membuat masyarakat terpengaruh.Pengaruh itu berupa Negatif ataupun Positif.Kita bisa menangkap dengan baik arus globalisasi dengan baik apabila kita tetap berpegang teguh pada prinsip dan norma yang ada dalam masyarakatnya.Di masyarakat yang kompleks ini masyarakat dikenalkan oleh berbagai arus teknologi yang tak bisa di tutup-tutupi masyarakatnya.Kita mengenal adanya jejaring sosial yang menjamur di Indonesia contohnya Facebook.Facebook Merupakan jejaring sosial yang mempermudah kita berinteraksi dengan dunia luar dengan perantara teknologi seperti telepon genggam,Laptop,Ipad dan lain-lain.Di sini penulis membahas tentang “Bahaya Facebook Terhadap Perkembangan Psikologis”.Dewasa ini Facebook mempengaruhi kehidupan sehari-hari masyarakat terutama bagi kalangan anak-anak sampai orang dewasa.Psikologis seseorang sangat di pengaruhi lingkungan,baik lingkungan keluarga,sekolah maupun masyarkatnya. Lagi-lagi facebook, yang membuat ratusan orang menjadi ketagihan dengannya. Sebagai salah satu jejaring sosial terbesar didunia dan terpopuler di Indonesia, facebook ternyata memiliki efek yang besar dalam kehidupan keseharian penggunanya.
Sebagian pengguna facebook menjadi ketagihan dan ketergantungan dengan jejaring sosial yang satu ini. Sebuah fenomena dunia maya yang mempengaruhi efek psikologis. Dalam keadaan dan situasi apapun, seorang yang ketergantungan dengan facebook, akan berusaha untuk berinteraksi dengan dunia maya, walau hanya sekedar update status.


1.2  Tujuan Penulisan
Dalam penelitian ini penulis mempunyai tujuan yaitu sebagai berikut :
1.      Mengetahui seberapa pengaruh facebook terhadap perkembangan psikologis seseorang,
2.      Memberikan solusi terhadap pengaruh negatif terhadap facebook,
3.      Memberikan arahan yang jelas terhadap pengguna facebook.
1.3  Rumusan Masalah
1.      Bagaimana pengaruh facebook terhadap perkembangan psikologis seseorang,
2.      Bagaimana solusi yang tepat untuk menanggulangi kecanduan facebook yang mengarah ke hal yang negatif.
3.      Memberikan arahan yang tepat terhadap pengguna facebook.
1.4  Metode Penelitian
Penulis menggunakan metode wawancara terhaap pengguna facebook.Penulis mewawancarai mahasiswa di Mahad Al-Jamiah IAIN Syekh Nurjati Cirebon.








          

BAB II
PEMBAHASAN
2.1      Pengertian Facebook
            Facebook adalah website jaringan sosial dimana para pengguna dapat bergabung dalam komunitas seperti kota, kerja, sekolah, dan daerah untuk melakukan koneksi dan berinteraksi dengan orang lain. Orang juga dapat menambahkan teman-teman mereka, mengirim pesan, dan memperbarui profil pribadi agar orang lain dapat melihat tentang dirinya Selanjutnya Facebook dikembangkan pula jaringan untuk sekolah-sekolah tingkat atas dan beberapa perusahaan besar. Sejak 11 September 2006, orang dengan dengan alamat email apa pun dapat mendaftar di Facebook. Pengguna dapat memilih untuk bergabung dengan satu atau lebih jaringan yang tersedia, seperti berdasarkan sekolah tingkat atas, tempat kerja, atau wilayah geografis (Anonim, 2009).Facebook menemui masalah dalam beberapa tahun terakhir seperti pemblokiran pada negara Suriah, Iran dan beberapa tempat kerja agar para pekerja tidak menyalahgunakan waktu kerjanya untuk membuka Facebook. Dan masalah tentang tuduhan bahwa Zuckerber mencuri kode program dari teman-temannya untuk membuat Facebook (Anonim, 2009).
2.2       Pengaruh Facebook Terhadap Remaja
Di kalangan remaja facebook sangat diminati, terlihat dari antusias merekayang sangat sering menggunakan jaringan sosial ini untuk berkomunikasi dengan teman-teman mereka. Bahkan terkadang sampai ada yang lupa waktu jika telah bermain dengan jaringan sosial yang satu ini. Hal ini tentu saja dapat berdampak negatif bagi perkembangan psikologis seseorang. Seperti Facebook atau MySpace juga bisa membahayakan kesehatan karena memicu orang untuk mengisolasikan diri.Meningkatnya pengisolasian diri dapat mengubah cara kerja gen, membingungkan respons kekebalan, level hormon, fungsi urat nadi, dan merusak performa mental pada diri remaja tersebut. Misalnya saja bagi mereka yang lupa waktu jika sudah kecanduan facebook, hal ini tentu saja dapat membuang waktu mereka. Waktu yang seharusnya digunakan untuk belajar, malah digunakan untuk bermain didunia maya ini secara langsung hal ini akan mengakibatkan penurunan prestasi yang dimiliki remaja tersebut . Namun sisi lain facebook juga memiliki dampak positif, diantaranya adalah bahwa dengan facebook seseorang dapat berkomunikasi kembali dengan teman lamanya yang mungkin saja sudah lama tidak bertemu. Peneliti juga mendapati mereka-mereka yang hanya untuk cari pacar ataupun jodoh di facebook.Dengan facebook  juga dapat membentuk suatu obrolan antar teman yang tentu saja hal ini dapat menjaga hubungan silaturahmi seseorang. Melihat dari dampak negative dan positif yang ditimbulkan oleh facebook kini tergantung dari bagaimana kita menyikapi serta menggunakan facebook tersebut secara bijak.
2.3       Dampak Facebook Terhadap Psikologi Remaja
Dampak – dampak apa sajakah yang akan muncul seiring dengan penggunaan Fasilitas jejaring sosial Facebook terhadap kesehatan mental seorangmanusia khususnya wanita yang ada di kampus maupun asrama, yang kali ini menjadi subjek dari penilitian saya,diantaranya:
1.      Kecanduan situs jejaring sosial
Seseorang yang menghabiskan waktunya di depan komputer akan jarang berolahraga sehingga kecanduan aktivitas ini dapat menimbulkan kondisi fisik yang lemah, bahkan obesitas.Kerusakan fisik juga sangat mungkin terjadi. Bila menggunakan mouseatau memencet keypad ponsel selama berjam-jam setiap hari, seseorang dapat mengalami cedera tekanan yang berulang-ulang.
2.       Penyakit punggung
Penyakit punggung juga merupakan hal yang umum terjadi, pada orang-orang yang menghabiskan banyak waktu duduk di depan meja komputer.
3.      Berkurangnya interaksi mengakibatkan perilaku abnormal yang menutup diri dari adanya interaksi antar sesama yang mengakibatkan psikologis anak tersebut kurang berperan dalam kehidupan nyatanya.Media elektronik, seperti Komputer,laptop, atau handphone ( ponsel ) juga menghancurkan secara perlahan-lahan kemampuan anak-anak dan kalangan dewasa muda untuk mempelajari kemampuan sosial dan membaca bahasa tubuh.Maksudnya adalah seseorang akan mengalami pengurangan interaksi dengan sesama mereka dalam jumlah menit per hari-nya menyebabkan jumlah orang yang tidak dapat diajak berdiskusi mengenai masalah penting, menjadi semakin meningkat setiap harinya Perilaku berkurangnya aktifitas berinteraksi langsung secara face to face terhadap orang lain juga dapat meningkatkan risiko kesehatan yang serius, seperti kanker, struk, penyakit jantung, dan dementia (kepikunan). Tingkah laku abnormal sebagai akibat dari ketergantungan dengan jejaring sosial dunia maya, karena pada dasarnya dunia maya bukanlah sebuah kehidupan “nyata”. Apa yang ada dalam dunia maya tidak semuanya ada dalam dunia nyata, bahkan apa yang ditampilkan dalam jejaring sosial tersebut, biasanya juga adalah sebuah kepalsuan. Misal saja, seseorang yang pendiam di dunia nyata, tetapi sangat rajin update status setiap saat. Ini adalah contoh bahwa aktivitas dunia nyata dan dunia maya dalam mengungkapkan sisi-sisi kepribadian sangat berbeda.
4.      Matanya perih,menatap komputer berjam-jam mengakibatkan mata perih berkunang-kunang mungkin juga akan mengakibatkan mata minus.
1. Tipe Manusia Sosial
Facebooker ini lebih banyak meng-like status facebooker lain, baik itu komentar, foto ataupun hanya status pertemanan. Dia juga aktif mengomentari status orang walau status sendiri tidak pernah di update.
2.Tipe Narsistik
Aktivitas facebooker ini lebih sering mengunggah-ngunggah foto atau mengomentari foto-foto yang ada, baik foto sendiri (narsistik sejati) ataupun foto bersama atau foto orang lain sekalipun.
Komentar-komentarnya tidak lebih seperti ini:
>>”gnteng jg ya ciptaan Allah satu nih….”
>> “hayo, siapa paling cantik dari foto di ats??....”dsb
3.Tipe Melankholis
Biasanya aktivitas facebooker ini lebih banyak curhat di facebook. Isi curhatnya mulai dari hal-hal yang kecil sampai yang besar, kegiatan dari bangun pagi hingga tidur lagi dimalam hari, ataupun sekedar ingin mencurahkan unek-uneknya di facebook, karena didunia nyata susah untuk menyampaikannya, entah karena malu atau karena tidak ada yang mau lagi mendengarkannya.
Isi curhatnya tidak lebih seperti ini:
>> “sakit kepala ni gag ilang, dari hari rabu…lama…mati juga ni…” (ternyata facebookernya takut mati…hahaha)
>>”sgt membsnkn, g’ da yg pst…kpn lah tenangx hdp nih”
4.Tipe manusia tiada detik tanpa facebook (Tipe Ketergantungan)
Isi otak facebooker ini, tiada ada yang lain hanya facebook. Ciri utamanya adalah sering update status, sesuai dgn pepatah Ingrris, where, when and how. Gak tahu malam, sibuk, ataupun tidur sekalipun, mimpi tentang up date facebook. Komennya Memang gak panjang-panjang amat, tapi bikin risih, biar hal-hal yang gak penting di update juga. Pasti ada aja bahan untuk up date status.
Contoh komentarnya:
>> “meskipun pulang naik angkot n jalan kaki, mpe rumah macih tetap semangat!!!...mandi, shalat, makan n….facebook lagi deh..xixixixi” (maaf ya jika nulis ni baca…tidak bermaksud mengejek ya)
5. Tipe Manusia Puitis
Facebooker ini dari tipenya pasti sudah tahu, selalu diisi dengan kata-kata yang menyentuh hati, kata mutiara, walau terkadang gak jelas apa maksudnya…Biasanya bikin terharu, bkin kita sadar atas apa yang akan disampaikannya.
Puisinya contohnya seperti ini:
>> “mencintai dan dicintai adalah seperti merasakan sinar matahari dari kedua sisi”
>> “untuk cahaya yg pernah berpijar dihati…sebuah payung yang berwarna hijau…memberi kesejukan untuk yang berteduh dibawahnya…walau payung itu skrg mulai sedikit memudar”
6.Tipe Manusia Filsuf
Facebooker ini, hampir sama dengan manusia puitis, hanya cara menyampaikannya yang berbeda. Dia lebih banyak pada memberikan saran dan kritiknya secara langsung, tapi maknanya dalam.
Contoh komentarnya seperti ini:
>>“hai coy, hai bro N sister.. lu lu pada sering up date status? Jgn lupa ya, up date juga tilawahnya…”
>>”tetaplah optimis akhti wa ukhti…”
7.Tipe Manusia “Untung”
Tipe facebooker ini, akan mengatakan dalam hatinya “untung ada facebook, kalau gak ada pasti saya kesulitan jualan keliling”. Dia akan menggunakan facebook untuk promosi barang-barang yang akan di jualnya. Statusnya pun tidak jauh berkisar disitu.
Contoh:
>>”solusi untuk orang merokok…KOPI RADIX…karena kopi radix tidak mengandung racun, tetapi mengandung herbal2 efek relaksasi” (hahaha..dasar pedagang)
>>”Ahsan MJ menerima Rental mobil…Hub Ahsan MJ Jl. Bulu Cina, Depan Lapangan Bola Kaki”…(nih jual mobil atau jual lapangan bola kaki?)
8.Tipe Manusia Tukang Ngeluh
Ga pagi, ga siang, ga dikasih ujian, ga dikasih panas, ga dikasih uang, ga dikasih makan, pokoknya semuanya dia keluhkan…
>>”Macet….Panas pula”
>>”Aaaargh ujian lagi, padahal baru nyuci”
9.Tipe Manusia Misterius
Tipe facebooker ini, betul-betul misterius. Ada yang misterius karena namanya, dan ada yang misterius karena komennya yang bikin pusing. Kalau namanya yang misterius, saya pesan jangan di add ya, atau kalau dia minta jadi teman jangan di konfm…dia biasanya nyebar terror…hahaha. (makanya, nulis nama di facebook itu yang benar aja).
Contoh koment orang yang misterius:
>>”Sudahlah”
>>”Tenang…!!!”
>>”Telah berakhir” (udah kiamat kali)
10.Tipe Manusia Penceramah
Kalau ada status yang membuat mereka risih biasanya mereka mengomentari status orangtersebuat dengan gaya ceramahnya.
2.5      Solusi permasalahan facebook
           Jika kita bermain facebook sangat memungkinkan kita untuk tidak fokus dalam belajar.Kita sudah ketergantungan,memang sangat susah mengembalikan posisi semula sedangkan facebook sudah mendarah daging ,kehidupan jaman sekarang ini di warnai dengan kata-kata facebook.Penulis menemui mahasiswa yang sudah kecanduan banget tentang facebook,dia selalu update status,sehari tidak update status bagaikan makan sayur tanpa garam,hampa.Penulis ingin memberikan arahan kepada semua kalangan agar tidak terpengaruh facebook secara mendalam setidaknya bisa menyadarkan siswa bahwa ada yang lebih penting selain bermain facebook.Solusinya adalah sebagai berikut :
1.   Mencari kesibukan lain yang lebih bermanfaat
Jika kita sudah menemukan kesibukan yang menyita waktu kita untuk tidak update status ataupun bermain-main facebook.kita bisa menghindari pengaruh facebook.
2.   Di niatkan dalam hati bahwa hari ini tidak membuka facebook
Jika dalam hati sudah tidak ada niat untuk membuka facebook pasti itu kan trhindar dari pengaruh facebook.
3.   Belajar dari sekarang bahwaa facebook banyak hal negatifnya daripada hal positifnya.
Seperti halnya kita sebagai remaja yang menginginkan suatu hiburan kadang kita malah terjerumus ke hal yang negatifnya,untuk menghindarihal-halyang tidak diinginkan alangkah lebih baiknya jika kita lebih mengedapankan hal-hal yang positifnya.
4.   Mengedepankan sesuatu yang lebih penting
Sesuatu yang lebih penting berarti itu merupakan sesuatu yang lebih bermanfaat bagi kita nantinya.Segala tindakan harus dipikir dahulu jangan sembarangan mengambil keputusan yang salah.
5.   Cari jejaring sosial yang mengedepankan kreatifitas
Jika kreatifitas di kedepankan otomatis anak akan terpacu untuk membuat sesuatu yang menarik,ini akan menghindarkan anak dari hal-hal negatifdi facebook.
6.   Biasakan bermain facebook hanya ada luang waktu kosong
Tipe orang ketergantungan sangat memungkinkan untuk selalu update,untuk mencegahnya kita biasakan dibatasinya menggunakan facebook,kita harus lebih bijaksana.
7.   Kedepankan dunia nyata,buat dunia nyata lebih mengasikan.
Sesorang yang tertutup biasanya enarik diri daridunia nyatanya dan lebih eksis di dunia maya,ini akan memicu anti sosial.Maka dari itu kita harus lebih banyak bergaul langsung.
8.   Perbanyak aktivitas di luar
Aktivitas yang lumayan padat akan mengurangi kita untuk menggunakan facebook.
9.   Perbanyak teman yang bisa di ajak ngbrol langsung
10.  Buat suasana menjadi nyaman,jangan terpengaruh orang untuk selalu menggunakan facebook,batasi penggunaannya.
11.  Berpikir lebih realistis
12.  Gunakan waktu sebaik mungkin
13.  Hindari percakapan facebook yang menyita waktu
14.  Hindari perasaan cemas bila tak membuka facebok,buat biasa saja,jangan terlalu berlebihan.
15.  Berpikir bijaksana.
BAB III
PENUTUP
3.1 Simpulan
                    Facebook adalah website jaringan sosial dimana para pengguna dapat bergabung dalam komunitas seperti kota, kerja, sekolah, dan daerah untuk melakukan koneksi dan berinteraksi dengan orang lain. Seperti Facebook atau MySpace juga bisa membahayakan kesehatan karena memicu orang untuk mengisolasikan diri.                                                                                   


3.2       Saran
Melihat dari dampak negative dan positif yang ditimbulkan oleh facebook kini tergantung dari bagaimana kita menyikapi serta menggunakan facebook tersebut secara bijak.
                                                                                   









DAFTAR PUSTAKA

Selasa, 27 November 2012

Ritual Nyadran di desa Kubangsari,ketanggungan,Brebes


BAB I
PENDAHULUAN

1.1              Latar Belakang
Dewasa ini masyarakat Indonesia merupakan masyarakat yang kultural mempunyai berbagai macam adat istiadat,budaya maupun tradisi yang membuat Indonesia kaya akan budaya yang patut kita syukuri dan lestraikan. Manusia dalam hidupnya di alam semesta ini seharusnya sedapat mungkin menjalin hubungan yang seimbang dan selaras dengan Tuhan, alam, serta manusia lain atau sesamanya. Hal ini sangat perlu dilakukan sebab manusia tidak mungkin hidup tanpa kehadiran mereka, baik disadari ataupun tidak. Di masyarakat Jawa kita banyak sekali menemukan budaya,tradisi maupun ritual.Budaya masyarakat yang sudah melekat erat menjadikan masyarakat Jawa sangat menjunjung tinggi nilai-nilai luhur dari kebudayaan itu. Dengan demikian tidak mengherankan kalau pelaksanaan nyadran masih kental dengan budaya Hindhu-Buddha dan animisme yang diakulturasikan dengan nilai-nilai Islam oleh Wali Songo. Adanya ajaran “nyadran” ini merupakan perwujudan dari konsep keselarasan dan keseimbangan yang diusahakan dalam kehidupan ini. Hal ini ditujukan agar mereka yang mempunyai andil dalam kehidupan kita masing-masing, dapat tenang dan menjadi suci di alam mereka sekarang.
1.2              Tujuan Penulisan
Penulis dalam mengambil tema ini bertujuan untuk yaitu :
1)      Mengulas latar belakang dari adanya budaya Nyadran di masyarakat jawa,khususnya di desa Kubangsari,kecamatan Ketanggungan Kabupaten BrebesJawa Tengah,
2)      Membahas ritual Nyadran dari awal sampai akhir,
1.3              Rumusan Masalah
1.      Apa Latar Belakang adanya ritual Nyadran?
2.      Bagaimana urut-urutan ritual Nyadran?

1.4              Metode Penulisan
Penulis muapun peneliti menggunakan metode wawancara dengan sesepuh desa Kubnagsari,brebes Jawa Tengah.
1.5              Kondisi Objektif
Penulis meneliti Ritual Nyadran di masyarakat Jawa,khususnya di Desa Kubangsari Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes Jawa tengah yang terdiri dari 1.781 penduduk,474 rumah,8 RT dan 2 RW yang di Kepalai Bpk.Tarlan K,A.Ma.Pd sebagai Kepala Desa atau Lurah.










     




BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Nyadran
                           
      Nyadran berasal dari bahasa Sansekerta, Sraddha yang artinya keyakinan. Secara sederhana Nyadran adalah kegiatan bersih makam yang dilakukan secara bersama-sama oleh masyarakat Jawa yang umumnya tinggal di pedesaan. Tradisi ini sudah berlangsung sejak jaman Hindu-Budha sebelum masuknya ajaran Islam ke tanah Jawa. Dan sejak abad ke-15  para Sunan atau yang dikenal dengan sebutan Walisongo menggabungkan tradisi tersebut dalam dakwahnya untuk menyebarkan ajaran Islam supaya mudah diterima. Nyadran bisa dipahami sebagai sebuah simbolisasi hubungan antara seseorang dengan leluhur, dengan sesama dan hubungan dengan Tuhan.
      Menurut Bapak Rakwin selaku sesepuh desa bahwa bentuk kegiatan upacara nyadran  adalah berupa acara massal membersihkan makam dan mendoakan para pendahulu supaya mendapatkan ampunan dan keselamatan dari Tuhan.Nyadran yang saya temui merupakan nyadran yang berbeda dari masyrakat yang lain.Nyadran di sini adalah bukan hanya memberihkan makam saja tapi berkunjung kerumah suadara yang lebih tua dengan membawa gula,teh,rokok,kupat-lepet,makanan yang lainny.Nyadran di sini adalah silaturahmi keluarga yang dilaksanakn bertepatan setelah shalat idul fitri.Dalam Nyadran di masyarakat Kubangsari secara turun temurun bila berkunjung ke saudara yang lebih tua mereka harus membawa kewajiban yaitu rokok,gula,teh,dan lain sebagainya.Itu sudah menjadi ritual Nyadran di masyarakat Kubangsari.
2.2 Ritual Nyadran
      Nyadran biasanya di laksanakan bertepan dengan 1 Syawal atau Idul Fitri,Nyadran dilakukan setelah shalat Idul Fitri.Masyarakat Kubangsari sebelum berangkat Nyadran mereka sudah menyiapkan sesaji di rumah yang diletakan di atas meja besar sebagai bentuk wujud terimakasih kepada sang maha kuasa dan sebagai doa untuk para leluhur yang sudah mendahului.Setelah shalat Idul Fitri,masyarakat berkumpul dengan kerabatnya masing-masing untuk menuju ke makam bersama-sama,mereka membawa kembang tujuh rupa,menyan,sapu lidi,dan lain-lain.Sapu lidi digunakan untuk besik makam atau untuk membersihkan makam.Masyarakat berkumpul di suatu makam leluhurnya atau keluarga yang sudah meninggal.Salah satu warga atau keluarga memimpin doa untuk tahlilan,setelah itu pemimpin tersebut membakar menyan,setelah itu satu persatu keluarga untuk membakar menyan dan berdoa memohon ampunan kepada sang maha kuasa dan mendoakan orang yang ada di dalam kubur tersebut,setelah itu mereka menabur bunga tujur rupa tersebut.Setelah semua keluarga sudah mendoakan keluarga yangs udah meninggal,mereka pulang dan menuju keluarga yang paling tua,seperti nenek-kakek.Semua keluarga dari anak,cucu,sampai cicit berkumpul di rumah keluarga yang paling tua.Dari anak yang paling tua satu persatu meminta maaf sampai ke keluarga yang paling muda.Setelah itu keluarga berkumpu lagi dan di situ mereka makan bersama.Mereka makan kupat dengan opor ayam sebagai tradisi idul fitri atau lanjutan dari ritual nyadran tersebut.Setelah itu mereka pada pulang kerumah dan menyiapkan untuk berkunjung ke rumah saudara-saudaranya.
      Ritual Nyadran di lanjutkan untuk berkunjung ke rumah saudara yang paling tua,sebagai bentuk silaturahmi.Masyarakat Kubangsari biasa silaturahmi diwaktu setelah besik makam yang di namai Nyadran,nyadran di sini adalah berkunjung ke rumah saudara yang paling tua dengan membawa Rokok,gula,teh dan yang lainnya merupakan pelengkap.
      Nyadran juga memberikan contoh kepada manusia, khususnya generasi muda agar mereka menyadari perannya yang mempunyai tanggung jawab dan kewajiban untuk selalu menghormati para leluhur atau orang tuanya, baik yang masih ada ataupun sudah tiada.
      Upacara Nyadran juga menggunakan sarana atau sesaji yang juga disesuaikan dengan tempat, waktu, kebutuhan, dan pelaku. Sesaji memegang peranan penting karena merupakan sarana penghantar doa manusia kepada Tuhan.
Secara sosio-kultural, implementasi dari ritus nyadran tidak hanya sebatas membersihkan makam-makam leluhur tetapi dilanjutkan dengan adanya selamatan (kenduri), membuat kue apem, kolak, dan ketan sebagai unsur sesaji sekaligus landasan ritual doa. Nyadran juga menjadi ajang silaturahmi keluarga dan sekaligus menjadi transformasi sosial, budaya, dan keagamaan.
Prosesi ritual nyadran biasanya dimulai dengan membuat kue apem kupat-lepet, ketan, dan kolak. Kue-kue tersebut selain dipakai munjung/ater-ater (dibagi-bagikan) kepada sanak saudara yang lebih tua, juga menjadi ubarampe (pelengkap) kenduri. Tetangga dekat juga mendapatkan bagian dari kue-kue tadi. Hal itu dilakukan sebagai ungkapan solidaritas dan ungkapan kesalehan sosial kepada sesama.
Di sini ada hubungan kekerabatan, kebersamaan, kasih sayang di antara warga atau anggota yang lain. Di samping itu, semakin jelas adanya nilai transformasi budaya dan tradisi dari yang tua kepada yang muda.
Nyadran merupakan ekspresi dan ungkapan kesalehan sosial masyarakat di mana rasa gotong- royong, solidaritas, dan kebersamaan menjadi pola utama dari tradisi ini. Ungkapan ini pada akhirnya akan menghasilkan sebuah tata hubungan vertikal-horizontal yang lebih intim. Dalam konteks ini, maka nyadran akan dapat meningkatkan pola hubungan dengan Tuhan dan masyarakat (sosial), sehingga akhirnya akan meningkatkan pengembangan kebudayaan dan tradisi yang sudah berkembang menjadi lebih lestari.
Dalam konteks sosial dan budaya, nyadran dapat dijadikan sebagai wahana dan medium perekat sosial, sarana membangun jati diri bangsa, rasa kebangsaan dan nasionalisme (Gatot Marsono). Dalam prosesi ritual atau tradisi nyadran kita akan berkumpul bersama tanpa ada sekat-sekat dalam kelas sosial dan status sosial, tanpa ada perbedaan agama dan keyakinan, golongan ataupun partai.
Nyadran menjadi ajang untuk berbaur dengan masyarakat, saling mengasihi, saling menyayangi satu sama lain. Nuansa kedamaian, humanitas dan familiar sangat kental terasa. Apabila nyadran ditingkatkan kualitas jalinan sosialnya, rasanya Indonesia ini menjadi benar-benar rukun, ayom-ayem, dan tenteram.
Nyadran dalam konteks Indonesia saat ini telah menjelma sebagai refleksi, wisata rohani kelompok masyarakat di tengah kesibukan sehari-hari. Masyarakat, yang disibukkan dengan aktivitas kerja yang banyak menyedot tenaga sekaligus (terkadang) sampai mengabaikan religiusitas, melalui nyadran, seakan tersentak kesadaran hati nuraninya untuk kembali bersentuhan dan bercengkrama dengan nilai-nilai agama islam.
Kegiatan masak memasak untuk makan bersama keluarga setelah pulang dari makam atau setelah kegatan sungkem.

                    Masyarakat kubangsari rata-rata memanggang ayam sebagai pelengkap sesaji.                              








    



BAB III
PENUTUP
3.1 Simpulan
     Nyadran bisa dipahami sebagai sebuah simbolisasi hubungan antara seseorang dengan leluhur, dengan sesama dan hubungan dengan Tuhan. Bentuk kegiatannya adalah berupa acara massal membersihkan makam dan mendoakan para pendahulu supaya mendapatkan ampunan dan keselamatan dari Tuhan.Nyadran yang saya temui merupakan nyadran yang berbeda dari masyrakat yang lain.Nyadran di sini adalah bukan hanya memberihkan makam saja tapi berkunjung kerumah suadara yang lebih tua dengan membawa gula,teh,rokok,kupat-lepet,makanan yang lainny.Nyadran di sini adalah silaturahmi keluarga yang dilaksanakn bertepatan setelah shalat idul fitri.Dalam Nyadran di masyarakat Kubangsari secara turun temurun bila berkunjung ke saudara yang lebih tua mereka harus membawa kewajiban yaitu rokok,gula,teh,dan lain sebagainya.Itu sudah menjadi ritual Nyadran di masyarakat Kubangsari.
            Nyadran merupakan ekspresi dan ungkapan kesalehan sosial masyarakat di mana rasa gotong- royong, solidaritas, dan kebersamaan menjadi pola utama dari tradisi ini. Ungkapan ini pada akhirnya akan menghasilkan sebuah tata hubungan vertikal-horizontal yang lebih intim. Dalam konteks ini, maka nyadran akan dapat meningkatkan pola hubungan dengan Tuhan dan masyarakat (sosial), sehingga akhirnya akan meningkatkan pengembangan kebudayaan dan tradisi yang sudah berkembang menjadi lebih lestari.
3.2 Saran-saran
          Sebagai generasi penerus bangsa sudah seharusnya kita melestarikan budaya maupun ritual yang ada di sekitar kita sebagi bentuk kepedulian sosial.Dari yang sudah penulis paparkan semoga menjadi kekutan untuk selalu menghargai orang-orang yang lebih tua dan menghormatinya sebagai bentuk kepedulian sosial.Dari pembahasan di atas kita juga bisa melihat bahwa manusia hidup akan selau membutuhkan manusia lainnya,manusia hidup harus selalu berterima kasih terhadap Tuhan yang sudah memberikan kenikmatan dan kesehatan.Manusia tidak bisa hidup tanpa adanya pertolongan dari tuhan maupun manusia lainnya,maka dari itu sebagai per erat tali silaturahmi penulis menginginkan adanya kepedulian sosial terhadap sesama maupun Tuhan.Kita harus nisa mencontoh orang tua kita yang mempertahankan budayanya.Jangan sampai kita malah merusak dan mengotorinama budaya kita.Lestarikan budaya Indonesia.

















DAFTAR PUSTAKA